Selasa, 20 Januari 2015

TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN 1




1.     Analisis Lingkungan Pemasaran dan Identifikasi Pelaku-Pelaku dalam Lingkungan Pemasaran tersebut. Kemudian Analisis SWOT.
Demi memenuhi tugas kuliah Manajemen Pemasaran 1 yaitu menganalisis lingkungan pemasaran beserta pelaku – pelakunya, maka  Lingkungan Pemasaran yang akan saya analisis adalah lingkungan sekolah, yaitu SMK XXX. Lingkungan Pemasaran terdiri dari para pelaku dan kekuatan yang berasal dari luar fungsi manajemen pemasaran perusahaan. Lingkungan tersebut mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk mengembangkan dan memelihara hubungan baik kepada pelanggan. Lingkungan pemasaran yang akan saya analisis adalah lingkungan sekolah yaitu SMK XXX. SMK XXX tersebut terletak antara dua perkampungan, dan juga berdekatan dengan sebuah SMA yaitu SMA YYY. SMK XXX berdiri tahun 2002, sebelumnya mempunyai tempat berdiri SMK XXX masih menumpang disebuah SD, setelah mendapat lahan maka SMK mulai bangkit perlahan-lahan, begitu juga gedung berdiri bertahap. Lingkungan SMK XXX terdiri dari sebagai berikut :
1)     Lingkungan Mikro Perusahaan
Adalah berbagai kekuatan yang dekat dengan perusahaan dan mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk melayani pelanggan.  Dari lingkungan mikro ini diperoleh kekuatan dan kelemahan perusahaan. Lingkungan mikro dalam SMK XXX ini terdiri dari :
a.      SMK XXX
Merupakan departemen atau fungsi – fungsi lain di luar pemasaran, seperti : Top Manajemen, keuangan, kepegawaian.

b.     Guru
Guru adalah tenaga pendidik. Guru – guru di SMK XXX semuanya berkompeten, sehingga mampu menciptakan peserta didik yang berkualitas. Guru juga dapat bekerja sama dengan para karyawan SMK dengan kompak dan baik. Jika terdapat masalah, maka dapat diselesaikan dengan jalan yang terbaik.

c.      Karyawan Tata Usaha
Karyawan TU adalah tenaga  kependidikan yang mengurus segala administrasi sekolah, mulai dari persuratan, kesiswaan, sarana dan prasarana dan keuangan, serta tidak lupa dengan keamanan dan kebersihan lingkungan sekolah.

d.     DU/DI
DU/DI adalah perusahaan – perusahaan yang bekerja sama dengan SMK XXX untuk melakukan Praktek Kerja Industri (Prakerin). Selama bertahun – tahun DU/DI tersebut dengan senang hati untuk bekerja sama dengan SMK XXX. Sehingga SMK tak begitu kesulitan untuk mencari tempat Prakerin untuk para siswanya.

e.      Peserta Didik
Peserta didik SMK XXX terdiri dari program keahlian Akuntansi, Teknik Mekanik Otomotif dan Busana Butik. Para peserta didik dapat belajar dengan layak dan mendapat pelayanan yang memadai, sehingga membuat peserta didik mampu belajar dengan tenang dan nyaman.

f.      Pesaing
Pesaing SMK XXX adalah sebuah sekolah yang sederajat yaitu SMA YYY. SMA tersebut berdiri jauh lebih dulu dari SMK XXX. Tapi, walaupun SMA tersbut lebih dahulu berdiri SMK XXX tidak kalah dalam saing dalam penerimaan peserta didik baru, terbukti dengan banyaknya siswa yang mendaftar pada SMK tersebut. Sehingga SMK tersebut tidak pernah kekurangan peserta didik.

Dari penjabaran diatas dapat diketahui bahwa kekuatan dari dalam perusahaan tersebut dapat terjaga dengan baik. Sehingga kekuatan dapat menutupi kelemahan SMK XXX tersebut.

2)     Lingkungan Makro Perusahaan
Merupakan kekuatan masyarakat yang lebih luas dan mempengaruhi seluruh lingkungan mikro. Dari lingkungan makro perusahaan mendapatkan peluang dan ancaman. Lingkungan Makro terdiri dari :
a.      Kependudukan
Dalam kependudukan ini juga sangat berpengaruh dalam perkembangan SMK XXX. Pertumbuhan penduduk disekitar SMK XXX sangat berpengaruh dengan kemajuan SMK XXX, karena akan bertambah banyaknya peserta didik yang akan berminat untuk sekolah di SMK XXX.


b.     Ekonomi
Tingkat perekonomian masyarakat sangat berpengaruh terhadap kemajuan SMK XXX. Tetapi tidak dikhawatirkan lagi untuk masyarakat golongan menengah kebawah, karena pembayaran administrasi sekolah para peserta didik dapat dijangkau oleh kalangan masyarakat dengan tingkat perekonomian menengah kebawah.

Dari penjabaran diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa :
-        Strengths (Kekuatan) > Weakness (Kelemahan)
-        Opportunities (Peluang) > Thtreats (Ancaman)
Jadi, menurut kesimpulan tersebut maka SMK XXX dapat terus berkembang untuk menjadi sekolah idaman dan unggulan, karena SMK XXX dapat mengatasi kelemahannya dan dapat mengatasi ancaman yang akan menghadang.





















2.     Cari masing-masing 5 contoh perusahaan jasa atau non jasa yang menggunakan konsep pemasaran dan tidak menggunakan konsep pemasaran. Berikan argumentasi sederhana.
A.    Perusahaan yang Menggunakan Konsep Pemasaran
1)     Nissan
Nissan menggunakan crowdsourcing dalam salah satu kampanye terbarunya, Juke Nismo. Kampanye ini melibatkan social channels yang meminta penggemar untuk memberikan ide untuk jenis teknologi yang harus dimasukkan dengan hashtag Jukeride.
Argumentasi :
Strategi pemasaran seperti ini cukup baik, karena Nissan melibatkan social channels dalam proses pembangunan. Sehingga pelanggan akan lebih tertarik terhadap produk dari Nissan.
2)     PT Djarum
PT Djarum melaksanakan program Corporate Social Responsibility ( CSR ) dibidang bulutangkis dengan membuat klub, memberikan beasiswa, rutin melaksanakan lomba dan mensponsori kegiatan turnamen bulutangkis baik nasional maupun internasional.
Argumentasi :
Dengan melakukan strategi tersebut, maka pelanggan akan tertarik dengan produk yang dihasilkan, karena PT Djarum banyak berjasa untuk masyarakat.
3)     Perusahaan Suzuki Automobile Indonesia
Perusahaan tersebut menggunakan marketing mix 4P pada website. Pada websitevperusahaan Suzuki Automobile Indonesia, banyak kegiatan promosi yang dilakukan untuk pelayanan konsumen maupun penjualanproduk. Tujuan dari perusahaan melakukan promosi untuk memenuhi komitmen kepada pengguna kendaraan Suzuki mengenai layanan purna jualnya.
4)     Perusahaan Nestle
Konsep pemasaran yang digunakan adalah mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion).
Dengan konsep tersebut maka perusahaan Nestle dapat memenuhi kebutuhan masyarakat peminat produk dari Nestle.


5)     Prusahaan Asuransi Sinar Mas
Mencari konsumen dan memasarkan produk atau jasa melalui telepon atau melalui wajah setelah muka atau penunjukan Web conferencing dijadwalkan selama panggilan berlansung Internasional Marketing.

B.    Perusahaan yang tidak menggunakan Konsep Pemasaran
1)     Warung Kelontong
2)     Rumah Sakit
3)     Puskesmas
4)     Klinik Dokter
5)     Warung Makan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar